Sam Ikul : Mungkin Mereka Tidak Mengerti

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - Aksi segelintir Aremania, supporter Arema, yang mengancam turun ke jalan jika PSSI tak mengesahkan manajemen versi Rendra Kresna, membuat pendiri Arema Lucky Adrianda Zaenal prihatin. Ia tak menyangka Aremania sedemikian mudah terbawa arus.

Seharusnya, kata Lucky, kondisi dualisme di manajemen tidak menjadikan Aremania berpihak ke salah satu kubu. Sebab pada dasarnya supporter tetap mendukung tim kesayangannya terlepas dari siapa yang nantinya memegang kendali pengelolaan.

"Saya terkejut ada Aremania yang bertindak seperti itu. Bagaimana pun situasi di Arema masih menunggu keputusan dari PSSI. Aremania harusnya mendukung klub secara umum, bukan condong ke salah satu pihak," ungkap Lucky.

Segelintir Aremania sempat mendatangi kantor Arema FC di Jalan Sultan Agung, Kota Malang, untuk menyatakan sikap terkait konflik di manajemen. Mereka juga memberikan dukungannya kepada manajemen yang ada di Jalan Sultan Agung, yakni kubu Rendra Kresna.

Apakah ada misi khusus di balik aksi itu? Lucky menolak berpikir negatif. Ia hanya memperkirakan Aremania yang mencetuskan aksi tersebut kurang begitu paham dengan kondisi klub yang sebenarnya. Ia sekaligus meminta Aremania bijaksana menyikapi situasi yang ada.

Arema


"Walau kecewa, saya tidak mau berpikiran buruk dulu ke Aremania. Selama ini mereka supporter yang punya komitmen luar biasa untuk klub. Kalau pun di manajemen masih ada persoalan, semuanya sudah kita serahkan ke pihak yang paling berwenang yakni PSSI," lanjut Ikul, sapaan akrab Lucky.

Lucky memperkirakan sikap beberapa Aremania itu buah dari opini publik yang berkembang di masyarakat, khususnya di Malang. Sebagian kemudian tidak sempat berpikir secara objektif dalam menyikapi persoalan di internal Arema dan hanya memandang salah satu menjadi pihak yang salah.

Aremania sendiri semakin frustrasi dengan belum adanya solusi atas konflik di manajemen. Padahal Singo Edan diberi batas waktu hingga 20 September untuk melunturkan semua persoalan. Sayang hingga kini belum ada tanda-tanda konflik berakhir.

Lucky sendiri sebelumnya berani menjamin Arema FC bakal tetap berlaga di kompetisi level satu, terlepas siapa yang akan mengelolanya. Pihaknya hingga kini pilih menunggu keputusan dari PSSI terkait legalitas klub yang selama ini dipersengketakan.

Di pihak lain, Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan, rencana aksi Aremania itu di luar wewenang manajemen. "Aksi itu inisiatif dari Aremania sendiri. Mereka menyampaikan kekecewaannya karena masalah belum juga selesai," ujar Sudarmaji yang berdiri di pihak Rendra Kresna.

Terlepas dari masalah dualisme, manajemen versi Rendra Kresna terus melakukan persiapan tim. Rencananya akhir pekan ini tim Singo Edan bakal memulai program ujicoba walau masih dikendalikan asisten pelatih Joko Susilo dan Dwi Sasmianto. (Kukuh Setiawan/Koran SI)>

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya