Review 2 Pertandingan Home AREMA

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - Setelah pada pertandingan pertama AREMA tampil di depan publik sendiri kali pertama pada kompetisi ISL 10/11 dengan garang dan menyakinkan melibas Jawara Divisi Utama Persibo Bojonegoro dengan Skor 4-2, untuk kali kedua dengan meyakinkan Arema mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 2-0 yang memantapkan bahwa AREMA tetap fokus dalam jalur Juara.


Pada permainan perdana, AREMA bermain sangat impresif dan cepat dengan kombinasi permainan pola menyerang yang spartan secara stabil selama 90 menit, namun masih terdapat beberapa koordinasi dan kedisiplinan dalam bertahan yang mengakibatkan terjadinya 2 gol dari Persibo dimana prosesnya kurang lebih id entik. Publik Aremania sempat terhenyak karena skor pada saat itu kedudukan menjadi 3-2, merupakan skor yang sangat tipis disaat waktu permainan masih lama. Hingga satu gol lagi tambahan dari M. Ridhuan bisa melegakan publik AREMA bahwa malam itu mereka pulang dengan kemenangan.


Tersisa dari pertandingan lawan Persibo, ada apa dengan lini pertahanan AREMA yang pada musim sebelumnya merupakan benteng kokoh yang sulit ditembus. Koordinasi lini belakang yang harusnya dipimpin oleh sang kapten P.Njanka begitu mudah dibobol dengan cara yang sama dan dalam waktu yang singkat. Pemain baru L.Tupamahu yang saat itu diduetkan dengan P.Njanka tak begitu sukses memberi rasa aman bagi gawang Kurnia Meiga dari ancaman gol. Berkali-kali beberapa peluang dari Tim tamu membuat AREMANIA terhenyak, begitu mudah tim lawan masuk ke daerah rawan AREMA.
Semua pasti setuju, AREMA harus menjadi tim menyerang yang berkarakter kuat, namun memiliki pola pertahanan yang sempurna. Datangnya Coach Janu menggantikan Rene Albert, ternyata memberikan perkembangan bagi tim arema dalam pola penyerangan. Serangan-serangan yang dilakukan lebih memiliki banyak kombinasi, menusuk dari berbagai lini dan banyak style yang digunakan. Tapi bertahan adalah sebuah syarat sebuah tim mampu mengamankan poin pertandingan.


Tentunya keinginan AREMANIA selanjutnya melihat tim kebanggaannya tampil garang menyerang dan bertahan dengan gagah, terjawab dalam pertandingan melawan Persijap. Di awal-awal pertandingan AREMA langsung menekan, niatan Persijap untuk memasang strategi bertahan hingga menit 70 dan berusaha mencari peluang melalui serangan balik gagal karena permainan impresif seorang Esteban melalui tendangan jarak jauh terarah menuju ke pojok gawang memaksa kiper Persijap mengambil bola dari gawangnya pada menit ke-16, yang mana beberapa menit sebelumnya sudah dipaksa berjibaku mengamankan gawangnya dari tendangan salto Esteban.
Menit-menit selanjutnya pertandingan berjalan monoton, bola lebih banyak berkutat di tengah lapangan. Permainan-permainan keras dari kedua tim sering terjadi, minim sekali permainan kombinasi dan kolektivitas antar pemain disuguhkan. AREMA sedang kelelahan,


AREMA sedang kelelahan
Kompetisi ISL memang memiliki jadwal yang sungguh unik, di saat liga-liga professional eropa dengan pemain-pemain profesionalnya berkelas dunia bermain dengan rata-rata 1 pertandingan tiap minggunya, dalam ISL tim-tim liga rata-rata menjalani pertandingan 2 kali dalam seminggu. Waktu yang sangat singkat untuk recovery dan menata fisik pemain, namun AREMA harus tetap garang menampilkan sang mental singa. Perbaikan dalam strategi bermain sepertinya mutlak harus dibenahi, bagaimana mengimbangi kondisi fisik dan cara bermain yang tetap prima. Dengan kekuatan AREMA saat ini banyak optimisme yang muncul bahwa AREMA akan tetap bisa mempertahankan gelar juara. Namun jalan masih panjang, masih banyak pertandingan away yang harus dijalani.


Beberapa hari lagi, AREMA akan menjalani pertandingan away menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan. Tentunya AREMANIA menginginkan sang singa tampil garang menyerang dan meraih kemenangan. Kita tunggu saja, bagaimana perkembangan sang singa-singa AREMA ke depan. Pastinya modal positif kemenangan, akan menaikkan mental singa-singa bola muda AREMA dalam menghadapi kompetisi lainnya yaitu Liga Champion Asia Salam Satu Jiwa AREMA.

Artikel sebelumnya

Apakah Rekor Tersepi Lagi??

Artikel selanjutnya

Tidak Ada Kuota Untuk Aremania

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya