Sunarto Sang Pembeda

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - 3 jam sebelum pertandingan, Aremania dihibur oleh APA Rapper, dan beberapa musisi lain dari Malang. Sebab hari ini Axis yang merupakan sebuah provider telekomunikasi di Indonesia melakukan launching dihadapan Aremania. Seperti yang dilansir dari manajemen, Arema menerima 1 Milyar rupiah dari kerjasama itu.

Berikut ini adalah susunan pemain kedua kesebelasan

Susunan pemain
Arema Indonesia:
31 Ahmad Kurniawan, 3 Zulkifli Syukur, 2 Purwaka Yudhi, 27 Waluyo, 7 Beni Wahyudi, 17 Esteban Guillen, 9 Roman Chmelo,19 Ahmad Bustomi, 6 M. Ridhuan, 29 T.A. Musafri, 12 Noh Alam Shah (c).
cadangan: 25 Syaifudin, 15 Sunarto, 18 Roni Firmansyah, 44 Hendra Ridwan, 77 Juan Revi, 32 Leonard T, 99 Amiruddin.

Persipura
1 Yoo Jae Hoon, 32 Victor Igbonefo, 44 Yohannes Tjoe, 45 Bio Paulin, 15 Geradl Pangkali, 11 Imanuel Wanggai, 10 Zah Rahan, 21 Yustinus Pae, 86 Boaz Solossa (c), 13 Ian Luis Kabes, 23 Hamka Hamzah
cadangan : 20 Ferdiansyah, 5 Stevan Hendamo, 43 Marko Kabiay, 7 Stevie Bonsapia, 8 Cristian David Uron, 9 Rahmat Rivai, 33 Lukas Mandowen

http://wearemania.net/images/berita/2011_02/2011_02-06_persipura-1

Pemain Arema memberi applaus kepada Aremania

Arema turun dengan beberapa perubahan seiring dengan absennya beberapa pilar utama, seperti Kurnia Meiga, Dendi Santoso, Yongki Aribowo serta Alfarizi yang mendapat panggilan mengikuti TC Timnas U-23. Di starting line up pelatih Miroslav Janu menurunkan Waluyo untuk menggantikan posisi Leonard Tupamahu yang sempat cedera. Leo sendiri dimasukkan dalam daftar pemain cadangan pada laga ini.

Laga sudah berlangsung panas sejak kick off, belum genap 1 menit, pemain Persipura telah tergeletak ditengah lapangan. Pemain Arema langsung mengambil inisiatif serangan dan mencoba menguasai lini tengah. Peluang pertama datang dari TA. Musafri pada menit ke 3, sayang tendangannya masih tipis disisii kanan penjaga gawang Yoo Jae Hoon.

menit ke 6 lagi-lagi peluang datang dari sundulan Musafri yang masih mengenai tiang gawang setelah mendapat umpan dari Zulkifli Syujur dari sisi kanan. Serangan terus menerus dibangun oleh para pungggawa Arema. sayang koordinasi masih belum berjalan dengan maksimal.

Persipura tamapaknya masih belum siap menerima serangan bergelombang Arema pada menit-menit awal. Akan tetapi Persipura bukannya tanpa peluang, pada menit 9 tangkapan kurang sempurna AK hampir saja membahayakan gawang Arema, untung bagi Arema tidak ada pemain Persipura disekitar gawang Arema Indonesia. Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cepat dan keras, bebrapa benturan antar pemain kedua tim menghiasai pertandingan, salah satunya pada menit 20 yang membuat Esteban Guillen mendapat kartu kuning dari wasit Oki Dwi Putra.

Beberapa kali Arema Indonesia mendapakan tendangan bebas yang masih belum dimaksimalkan oleh para pemain Arema, salah satunya tendangan Roman pada menit ke-29 yang masih tipis disebelah kanan gawang Persipura. Setelah tendangan bebas ini pertandingan semapt terhenti sejenak karena ada klaim dari pemain Persipura ada sinar laser yang diarahkan kepada para pemain Persipura saat tendangan bebas dieksekusi.

Pertandingan dilanjutkan kembali dan bola masih dikuasai anak-anak Singo Edan. Beberapa kali peluang tercipta tapi sayang belum ada yang berbuah gol. Bahkan Persipura yang sesekali mengancam gawang AK lewat serangan balik mengandalkan kecepatan Boaz Solossa.

Babak pertama usai..

Babak kedua dimulai dengan perubahan pemain di kubu Persipura, keluar Boaz Solossa digantikan oleh Lukas Mandowen. Kali ini Persipura yang dua kali mendapatkan peluang emas lewat kaki Yustinus Pae, beruntung kiper AK tampil gemilang kali ini sehingga kedudukan masih 0-0.

Persipura pada babak kedua ini tampil lebih terorganisir lewat pergerakan Louis Kabes dan Yustinus Pae. Beberapa kali peluang lewat keduanya membuat barisan pertahanan Arema kelabakan. Tapi penyelesaian keduanya belum maksimal.

Pertandingan masih berjalan dengan tempo sedang bagi kedua tim. Pelatih Arema Miroslav Janu tampaknya melihat bahwa timnya butuh suntukan tenaga baru untuk mempercepat tompa permainan Arema. Masuk Amiruddin menggantikan Musafri disini kiri penyerangan Arema. Kedudukan masih 0-0.

Miroslav Janu juga mengganti Along yang masih belum sembuh 100% dari cedera engkel dengan tenaga muda Sunarto. Masuknya pemain muda ini tampaknya membawa semangat baru untuk para pemain Arema. Pertandingan semakin menarik dengan permainan yang ditunjukkan kedua tim, masih imbang tanpa gol.

Perjuangan tanpa lelah Arema akhirnya berbuah hasil ldi injury time babak kedua. Kali ini Sunarto yang menjadi penentu kemenangan Arema setelah berhasil memanfaatkan kemelut didepan gawang persipura jayapura.Dan gol ini sekaligus pemasti kemenangan Singo Edan atas pemuncak klasemen sekaligus mematahkan rekor kemenangan Persipura Jayapura.

Selamat Nawak...

Artikel sebelumnya

Siap Patahkan Rekor!!

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya