Arema Indonesia Hantam Persisam Samarinda

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - The winning team masih dipertahankan oleh pelatih Arema Indonesia dalam laga krusial ini. Skuad lokal dan muda tampaknya masih menjadi pilihan utama untuk menggempur pertahanan Persisam Samarinda. Sedangkan Persisam yang tidak diperkuat oleh striker andalannya Julio Lopez tampil dengan hanya mengandalkan pemain asal Korea Cho Dong Soo di lini depan.

Jalannya Pertandingan

Peluang pertama pada pertandingan ini datang pada menit 3 saat Esteban tidak bisa mengontrol dengan baik bola yang berada di kakinya sehingga berhasil direbut oleh Ronald Fagundez yang langsung menerobos pertahanan Arema dan melepaskan tendangan keras yang beruntung bagi Arema tendangannya masih menyamping di kanan gawang Kurnia Meiga.

Arema Indonesia yang mengandalkan Esteban Guillen dan Ahmad Busthomi sebagai dirijen pada laga ini tampaknya masih kesulitan menghadapi pressing tinggi para pemain Persisam Samarinda. Keduanya masih sering bingung mengalirkan umpan-umpan matang kepada para striker Arema Indonesia.

Berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh Djoel Tsimi kepada Roman Chmelo disisi kiri pertahanan Persisam. Esteban Guillen yang ditunjuk sebagai eksekutor tendangan bebas masih belum mampu merobek jala Persisam yang dijaga Agung Prasetyo dan hanya menghasilkan tendangan pojok bagi Arema. Tekanan belum berrakhir, tendangan pojok yang dilakukan Roman Chmelo mengarah tepat ke rekan senegaranya Roman Golian, sayang tendangannya masih melayang diatas gawang Persisam. Kedudukan masih 0-0 untuk kedua tim.

Sampai 25 menit babak pertama, kedua tim masih tampak saling meraba kekuatan masing-masing. Persisam yang hanya menurunkan seorang striker dan menumpuk lima gelandang dilini tengah tampaknya memang diinstruksikan untuk mematikan kreativitas Bustomi di lini tengah. Hal ini membuat Esteban dan Bustomi sulit mengembangkan permainan yang menjadi ciri khas tim Singo Edan.

Menit 35 kembali Esteban gagal memanfaatkan peluang yang dia peroleh dari tendangan bebas. Kali ini tendangannya digagalkan oleh tiang gawang Persisam Samarinda. meskipun bola pantul menuju gawang namun sayang tidak ada pemain Arema yang sigap memanfaatkan kemelut didepan gawang Persisam.

Menit 38 Sunarto yang telah lolos dari perangkap offside setelah menerima umpan datar dari Esteban Guillen dan langsung berhadapan dengan kiper Persisam masih belum mampu dimaksimalkan dengan baik oleh pemain asli didikan akademi Arema Indonesia ini.

Berkali-kali mendapatkan kesempatan dan peluang namu belum juga mampu mencetak gol, akhirnya pada menit ke 42 Arema Indonesia mampu mencetak gol melalui sebuah skema tendangan bebas yang dilepaskan Roman Chmelo yang mampu dimaksimalkan oleh rekan senegaranya Roman Golian melalui sebuah heading yang tidak mampu ditahan oleh kiper Agung Prasetyo.

Dan skor ini bertahan hingga babak pertama usai. 1-0 untuk sementara Arema Indonesia unggul atas tamunya Persisam Samarinda.

Babak Kedua

Tanpa melakukan banyak perubahan yang signifikan, skuad arahan Miroslav Janu, Arema Indonesia langsung mencoba menggedor pertahanan Persisam. Trio penyerang Arema langsung melakukan pressing di pertahanan lawan ketika para bek Persisam menguasai bola. Hal ini membuat Persisam sedikit tertekan pada awal babak kedua.

Mengandalkan umpan-umpan pendek para pemain Arema dengan sabar membongkar pertahanan Persisam yang dikomandoi Usep Munandar. Berkali-kali terobosan Esteban dan akselerasi Roman Chmelo masih belum bisa membuahkan gol.

Pada menit 51, sebuah pergerakan dari Sunarto di sisi kiri pertahanan Persisam mampu memberikan umpan manis kepada Musafri yang berdiri tanpa gangguan dari pemain belakang Persisam Samarinda. Namun sayang, heading Musafri masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Agung Prasetyo.

Tak puas dengan barisan depannya yang kesulitan membongkar pertahanan Persisam, Miroslav Janu memasukkan Amiruddin menggantikan T.A. Musafri untuk menambah daya gedor dan variasi serangan Arema. Menit 60, Miro juga melakukan pergantian untuk menambah daya gedor dengan mengganti Roman Chmelo dengan Dendi Santoso.

Ketinggalan satu gol tidak membuat Persisam tampil kendor. Beberapa kali usaha menyamakan kedudukan para pemain Persisam mampu merepotkan pertahanan Arema. Salah satunya dari overlap M. Robi yang berhasil menerobos pertahanan Arema. Namun beruntung bagi Arema, tendangan M. Roby masih lemah dan belum mampu menjebol gawang Kurnia Meiga.

Ketinggalan satu gol tampaknya membuat permainan Persisam Samarinda mulai keras cenderung kasar.Berkali-kali hantaman para pemain Persisam membuat para pemain Arema beberapa kali harus mendapat perawatan dari tim medis.

Beberapa peluang dari tim Arema masih belum mampu menambah keunggulan Arema, salah satunya peluang yang dimiliki oleh Dendi Santoso. Meskipun Dendi mampu memasukkan bola ke gawang Agung Prasetyo namun gol ini dianulir oleh wasit karena posisi Dendi yang telah offside terlebih dahulu. Kedudukan masih 1-0 untuk Arema Indonesia.

Tampak akan berakhir hanya dengan skor 1-0, Fachruddin muncul sebagai penambah gol bagi Arema Indonesia untuk menggandakan skor menjadi 2-0. Gol ini berawal dari umpan Dendi Santoso yang melihat Amiruddin melakukan akselerasi di sayap kiri dan hanya dengan sekali kontrol Amiruddin langsung memberikan umpan datar ke tiang jauh Persisam yang mampu dijangkau Fachruddin dan dengan tendangan akurat ke sudut sempit Fachruddin mampu menaklukkan Agung Prasetyo dan menjadikan skor 2-0 untuk Arema yang bertahan sampai pertandingan usai.

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya