Evaluasi Penonton ISL 10/11 (1) - Persipura dan Persiwa, Pertumbuhan Penonton Terbaik

Reporter : WeAremania

Wearemania.net - Persipura dan Persiwa, Klub dengan Pertumbuhan Penonton Terbaik

ISL 2010/2011 bisa dikatakan telah selesai kendati masih menyisakan satu laga spesial bertajuk AllStar di akhir bulan Juni 2011 ini. Persipura semakin mengukuhkan dominasinya sebagai yang terbaik di Indonesia setelah menyelesaikan kompetisi dengan hasil gemilang. Musim ini adalah kali kedua Persipura menjuarai ISL sekaligus menobatkannya sebagai tim dengan trophy terbanyak di Liga Indonesia yang bergulir sejak musim 1994/1995.

Kegemilangan Persipura meraih juara musim ini bukanlah tanpa sebab. Selain faktor teknis berupa prestasi yang nyaris tanpa cacat(hanya menelan 2 kekalahan dan prosentase kemenangan sebesar hampir 61persen), klub berjuluk Mutiara Hitam ini juga dibekali dengan segudang faktor nonteknis yang mendukung perjalanan Boaz Salossa, dkk musim ini.

Dibandingkan pesaingnya, Persipura memiliki keunggulan dalam hal manajemen dan finansial yang stabil. Meski dibekali oleh dana APBD terbukti Persipura tidak menyia-nyiakannya begitu saja. Torehan Juara ISL sekaligus lolos ke perempat final AFC Cup memberikan bukti kehebatan Persipura musim ini.

Selain itu Persipura juga didukung oleh puluhan ribu penggemarnya yang memadati Stadion Mandala Jayapura. Musim ini begitu mempesona bagi Persipura dan penggemarnya. Jika musim lalu Persipura harus sedikit terbebani dengan beberapa laga kandangnya yang digelar diluar Papua, kini beban itu terlepas seiring dengan keberhasilan renovasi Stadion Mandala dan tampilnya Persipura di depan publik sendiri ketika menjalani seluruh laga kandang ISL.

Hebatnya, rata-rata penonton Persipura musim ini naik rata-rata 6088 penonton di tiap pertandingan dibandingkan musim lalu. Pertumbuhan penonton tersebut andil dalam menciptakan prosentase kenaikan jumlah penonton sebesar 44,28 persen. Rata-rata pertumbuhan penonton musim ini di seluruh laga ISL berkisar 2,03persen.

Tabel Pertumbuhan Jumlah Penonton Klub ISL 2010/2011
http://wearemania.quisys.com/images/berita/2011_06/2011_06_27_2


Disinyalir selain tidak lagi menjadi tim nomaden di ISL, pertumbuhan penonton Persipura juga disebabkan oleh prestadi Persipura itu sendiri beserta infrastruktur stadion yang lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Setelah disibukkan dengan renovasi, stadion Mandala sudah tampak jauh lebih modern dan siap untuk disertakan sebagai venue Persipura di event manapun. Kondisi ini mendapat apresiasi dari Persipuramania dan beberapa kelompok suporter Persipura lainnya. Terbukti, meski harga tiket rata-rata lebih mahal dibandingkan di beberapa stadion kota besar di Indonesia, animo penonton tidak surut.

Selain Persipura yang mengalami lonjakan jumlah penonton, hal yangs ama diikuti oleh klub Persiwa yang mampu membukukan prosentase kenaikan jumlah penonton hingga 90,77%. Terlepas akurasi dari perhitungan penonton yang dilakukan panitia dan panpel prosentase kenaikan jumlah penonton tersebut andil dalam peningkatan jumlah penonton ISL musim ini. Dari 13 klub 'lama' yang masih bertahan, hanya 5 diantaranya yang menunjukkan grafik positif dalam pertumbuhan penonton di setiap laga kandangnya.

Sebaliknya, penurunan rata-rata animo penonton terjadi di 8 klub diantaranya Arema, Bontang, Persijap, PSPS dan lainnya. Penurunan terbesar terjadi di klub Bontang FC. Prosentase penurunan tersebut mencapai 36,83persen atau sekitar 2000an penonton.

Efek terpuruknya prestasi Bontang FC yang terjerembab ke zona playoff menjadi penyebab utama menurunnya minat penonton untuk menyaksikan tim pujaannya tersebut di stadion Mulawarman. Bahkan beberapa kali laga home Bontang FC menjadi semarak karena banyaknya tim tamu yang tandang ke stadion yang memiliki salah satu kualitas rumput terbaik di tingkat nasional.

Sementara jika dihitung secara kuantitatif penurunan terbanyak terjadi di laga kandang Arema. Dibandingkan musim lalu jumlah penonton Arema menurun sebanyak 7600an orang per partai. Hampir sama dengan Bontang FC, selain disebabkan oleh penurunan prestasi(dari juara ke runner up) permasalahan yang dihadapi oleh tim Arema lebih kompleks.

Musim ini Arema harus menanggung beban berat tatkala gagal total meraih prestasi di kancah LCA. Beban itu semakin bertambah ketika Arema mengalami krisis multidimensi dalam bentuk krisis manajerial, legalitas, finansial, dan sebagainya yang menyebabkan animo penonton dan rasa emosional suporter kepada klub mengalami penurunan.

Penurunan tersebut tentunya merugikan klub dan salah satunya berimbas kepada penurunan pendapatan tiket penonton. Jika rata-rata harga tiket Arema di ISL berkisar 30ribuan rupiah maka kerugian yang dialami Arema senilai dengan 228juta rupiah tiap pertandingan atau 3,192Miliar rupiah semusimnya.

Tentunya hal ini harus disikapi lebih serius tidak hanya bagi Arema, namun juga klub ISL lainnya yang mengalami penurunan jumlah penonton musim ini. Jika semuanya berjalan lancar, baik dari sisi manajerial, legalitas, dsb klub dapat menggunakan berbagai cara untuk menaikkan jumlah penontonnya ketika menjalani laga kandang.

Beberapa strategi tersebut diantaranya dengan memanfaatkan fungsi marketing di dalam klub, branding dengan sponsor, promosi ke berbagai media atau lokasi hingga memanfaatkan jaringan internet dan sosial media untuk menarik perhatian publik demi menonton setiap pertandingan kandang klub tersebut.

Harus dicatat pula bahwa upaya untuk menumbuhkan jumlah penonton di stadion bukanlah sekedar pemenuhan target dan ambisi klub. Jumlah penonton yang sangat tinggi tentunya dapat menarik minat calon sponsor ataupun investor untuk berinvestasi kepada klub.

Tentunya hal tersebut sangat dipahami oleh calon sponsor. Disaat iklim kompetisi sepakbola di Indonesia belum sepenuhnya melangkah ke era industrialisasi jumlah penonton yang besar menjadi salah satu pemikat sponsor dibandingkan warta media massa yang lebih sering mengulas sisi negatif perjalanan sepakbola nasional. Bravo Sepakbola Indonesia! (Pakaruoklis)

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya