ENGELBERD SANI: Kerasan Di Malang Daripada Papua

Reporter : Yahya Anshori
Engelberd mengatakan jika di Malang barang-barang lebih murah (Foto: Abi Yazid)

Wearemania.net - Ada saja pemain Papua yang dikontrak oleh tim Arema, meski sempat tidak ada untuk musim 2009-2011, namun elemen Papua selalu menghiasi dalam starting XI. Termasuk musim ini.

Adalah Engelberd Sani, sosok Papua musim ini, meski jarang mendapatkan kesempatan main. Talenta Engel Berd sebenarnya sangat luar biasa, mungkin selama ini dia masih belum beruntung untuk menjajal kemampuannya karena persaingan yang berat.

Ketika berangkat ke Papua untuk bertandang ke Wamena dan Jayapura, nama Engel Berd termasuk dalam 20 pemain yang dibawa. Alasannya, Engel Berd adalah bocah asli Papua yang tentu saja sangat paham dengan kondisi tanah kelahirannya.

Meski merasa senang menjadi bagian dari tour Arema. Namun Engelberd tidak ada keinginan untuk mampir ke kampung halamannya di Sorong, Papua Barat. Padahal setelah tour Papua, Arema diliburkan dua hari, bahkan bisa lebih karena ada jeda kompetisi di putaran kedua.

"Saya masih tidak ingin pulang karena memang biasa pulang setahun sekali, waktu Natal dan Tahun Baru saja," Kata Engel Berd seperti yang dilansir dari Radar Malang.

Tentang kerinduan keluarga, Engel Berd mengaku kangen dengan keluarganya, karena memang keluarga besarnya masih berada di Sorong semua. Namun Engel nampaknya memang ingin menghabiskan liburan di Malang kecuali Natal dan Tahun Baru saja.

"Di Malang lebih nyaman daripada dirumah, karena kebutuhan pokok hingga barang sekunder semua mudah diperoleh. Dan yang bikan enak adalah semuanya murah jika dibandingkan dengan Sorong," kata Engel.

Meski Engel juga mengatakan jika di Sorong semuanya juga ada, namun harganya sangat mahal karena mungkin terkena biaya pengiriman. Engel memberikan contoh jika perbandingan biaya hidup di Malang adalah 1 banding 5. Dari contoh sederhana misalnya harga satu porsi makan di Malang.

"Di warung Malang, kita bisa makan dengan Rp.10.000 sementara kalau di Papua bisa sampai Rp. 50.000. Ini baru makanan, belum barang lainnya seperti barang elektronik," urai mantan pemain Pelita.

Engel sendiri sudah pergi dari Papua sekitar dua tahun. Sebelum di Malang, dia satu tahun berada di Pelita Jaya. Engel sendiri adalah jagoan Persiram Raja Ampat sebelum hijrah di Malang.

"Namun saya tetap kerasan di Malang karena disini banyak teman-teman dari Papua. Ini yang membuat saya merasa lebih betah daripada di Pelita karena disana sangat sedikit sekali warga Papua," tutupnya. (JPNN)

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya