Player Review: Gilang Ginarsa | Serba Bisa Bukan Pilihan

Reporter : Afdholud Dzikry

Wearemania.net - Tak banyak yang mengenal seorang Gilang Ginarsa. Sejak menjalani debut profesionalnya bersama Pelita Bandung, namanya memang bukanlah pilihan utama. Begitu pun saat bergabung bersama Arema dua musim lalu.

Di musim pertamanya, Gilang Ginarsa hanya bermain satu kali, itu pun sebagai pemain pengganti di 20 menit terakhir pertandingan. Namun catatan tersebut membaik di musim lalu. Pemain kelahiran Jakarta, 14 Mei 1988 tersebut mencatat tiga kali bermain, di mana ia dua kali bermain sebagai starter dan satu kali sebagai pengganti.

Tak heran memang mengapa Gilang Ginarsa tak banyak mendapatkan kesempatan bermain. Berposisi sebagai bek kanan, pemain yang juga punya kemampuan bermain sebagai bek tengah ini, harus bersaing dengan nama-nama seperti Benny Wahyudi hingga Thierry Gathuessi yang memang menjadi pilihan utama Suharno.

STATISTIK ISL 2014
Menit Bermain : 153 Menit
Main : 3 kali
Cadangan : 5 kali
Pengganti : 1 kali
Diganti : 1 kali
Gol : -
Kartu Kuning : -
Kartu Merah : -
STATISTIK AFC Cup 2014
Menit Bermain : -
Main : -
Cadangan : 1 kali
Pengganti : -
Diganti : -
Gol : -
Kartu Kuning : -
Kartu Merah : -
MOMEN TERBAIK

Momen terbaik Gilang Ginarsa adalah saat dirinya mencetak salah satu gol dalam kemenangan 2-0 Arema saat melawan Persela Lamongan di ajang pramusim, Inter Island Cup 2014.

Saat itu, Gilang Ginarsa menjadi pencetak gol terakhir Arema pada menit ke-31 lewat tendangan keras yang tak mampu diantisipasi Choirul Huda setelah memaksimalkan umpan matang Samsul Arif.

2014_01_12_gilang_selebrasi_2

MOMEN TERBURUK

Gilang Ginarsa mendapatkan kesempatan main menjadi starter saat menghadapi Semen Padang, 21 Mei. Namun dirinya terlihat kaku dalam menghadapi kecepatan pemain Semen Padang. Meski dua gol yang terjadi di babak pertama bukan sepenuhnya salah dia. Namun Suharno langsung menggantinya di babak kedua.

KOMENTAR AREMANIA

Gilang Ginarsa sebenarnya tak terlalu jelek kualitasnya. Hanya saja dia kalah bersaing dengan bek sayap lainnya. Konsistennya Thierry Gathuessi dan Benny Wahyudi yang yang secara bergantian mengisi posisi sayap kanan, dan tak tergantikannya Alfarizie di kiri membuat Gilang tersisih, meski bisa menempati posisi di kanan dan kiri. Belum lagi kedatangan Jimmy Suparno di paruh musim makin menggeser posisinya dari yang biasanya duduk di bench pemain cadangan ke tribun penonton. - Akai Bara (Aremania Malang Selatan)

Artikel sebelumnya

Arema Minta Naik Dua Kali Lipat

Artikel selanjutnya

Persebaya Lirik Pelatih Arema?

Loading...

Komentar Aremania

Jadwal Pertandingan

VS
Liga 1 2019 - Stadion Kanjuruhan - 26/7 - 15.30 WIB
Jadwal Selengkapnya

Jadwal Pertandingan

1 - 0
Liga 1 2019 - Stadion Ratu Pamelingan - 20/7 - 18.30 WIB
Hasil Selengkapnya